Cara Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang: Santai, Sopan & Formal

Halo, saya Kodak.

 

Bagaimana cara mengucapkan “selamat tinggal” dalam bahasa Jepang?

Jawaban kamusnya adalah さようなら (sayonara), tetapi itu hanyalah salah satu dari banyak ungkapan perpisahan Jepang.

Dalam percakapan nyata, orang Jepang memilih salam perpisahan berdasarkan:

・seberapa akrab para pembicara
・apakah mereka berharap bertemu lagi
・siapa yang pergi dan siapa yang tinggal
・apakah suasananya santai, sopan, atau formal
・apakah mereka di rumah, kantor, sekolah, atau daring
・apakah perpisahannya biasa atau bermakna secara emosional

 

Kodak

Poin yang paling penting adalah:

Bahasa Jepang tidak memakai satu kata universal untuk setiap “selamat tinggal”.

Sebaliknya, salam perpisahan Jepang sering menggambarkan hubungan atau situasinya:

またね ⇒ Sampai jumpa
失礼します ⇒ Permisi; saya pamit
お疲れさまでした ⇒ Kerja bagus hari ini
行ってきます ⇒ Aku pergi dan akan kembali

 

Jawaban Singkat: Cara Paling Umum Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang

Bahasa JepangRōmajiPadanan IndonesiaSituasi terbaikGaya
またねmata neSampai jumpaTeman dan orang yang akrabSantai
じゃあねjā neDah, yaMengakhiri percakapan santaiSantai
じゃあ、またjā, mataYa sudah, sampai jumpaTeman dan rekan yang kamu kenal baikSantai–netral
また明日mata ashitaSampai besokSaat akan bertemu lagi besokSantai–netral
バイバイbai baiBye-byeTeman, keluarga, anak-anakSangat santai
さようならsayōnaraSelamat tinggal / perpisahanPerpisahan yang utuh atau bermaknaNetral–formal
では、またdewa, mataYa sudah, sampai lain kaliPercakapan sopanSopan
またお会いしましょうmata o-ai shimashōMari bertemu lagiPerpisahan sopan dengan niat bertemu lagiSopan
失礼しますshitsurei shimasuPermisi; saya pamitMeninggalkan ruangan, kantor, rapat, atau teleponSopan
失礼いたしますshitsurei itashimasuMohon permisiSituasi bisnis dan formalFormal
お先に失礼しますosaki ni shitsurei shimasuPermisi, saya duluanPulang kerja lebih dulu daripada yang lainKerja sopan
お疲れさまでしたotsukaresama deshitaKerja bagus hari iniAkhir kerja, rapat, pelajaran, acaraKerja/kelompok sopan
行ってきますittekimasuAku pergi dulu; nanti kembaliMeninggalkan rumah atau markas bersamaStandar
行ってらっしゃいitterasshaiHati-hati; semoga harimu menyenangkanBalasan untuk orang yang pergiStandar
気をつけてki o tsuketeHati-hatiMelepas kepergian seseorangSantai–netral
元気でねgenki de neJaga dirimu baik-baikPerpisahan yang lebih lamaHangat / emosional

 

Cara Memilih Salam Perpisahan Jepang yang Tepat

Teman dekat?
⇒ またね / じゃあね / バイバイ

Bertemu lagi pada waktu yang sudah pasti?
⇒ また明日 / また来週 / またあとで

Meninggalkan rapat sopan atau ruang kerja seseorang?
⇒ 失礼します

Pulang kerja lebih dulu daripada yang lain?
⇒ お先に失礼します

Akhir kerja, latihan, atau kegiatan bersama?
⇒ お疲れさまでした

Meninggalkan rumah dan berniat kembali?
⇒ 行ってきます

Melepas kepergian orang itu?
⇒ 行ってらっしゃい / 気をつけて

Perpisahan yang serius, utuh, atau bermakna?
⇒ さようなら / 元気で

 

Learner
Kenapa aku tidak bisa pakai さようなら setiap saat saja?
Kodak
Kamu boleh memakainya sebagai salam perpisahan Jepang yang nyata, tetapi bisa terdengar lebih utuh, formal, jauh, atau serius daripada yang dituntut situasinya. Orang Jepang sering lebih suka ungkapan yang menjelaskan langkah hubungan berikutnya: “sampai jumpa”, “sampai besok”, atau “aku pulang kerja dulu”.

 

Cara Santai Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang

1. またね (Mata Ne): “Sampai Jumpa”

またね adalah salah satu salam perpisahan santai yang paling aman dan berguna.

また = lagi / lain kali
= partikel akhir kalimat yang ramah

またね
⇒ Sampai jumpa.
⇒ Sampai ketemu lagi.
⇒ Sampai lain kali.

今日は楽しかった。またね!
Kyō wa tanoshikatta. Mata ne!
Hari ini menyenangkan. Sampai jumpa!

またね terdengar hangat karena memandang ke pertemuan berikutnya.

Untuk penjelasan lengkap, lihat Arti Ja Ne & Mata Ne: Beda じゃあね dan またね dalam Bahasa Jepang.

 

2. じゃあね (Jaa Ne): “Dah, ya”

じゃあね adalah cara santai untuk menutup percakapan saat ini.

じゃあ = ya sudah / kalau begitu
= nada ramah dan akrab

じゃあね
⇒ Dah, ya.
⇒ Ya sudah, sampai jumpa.

じゃあね。また連絡する。
Jā ne. Mata renraku suru.
Dah. Nanti aku hubungi lagi.

じゃあね lebih berfokus pada mengakhiri interaksi saat ini, sedangkan またね lebih berfokus pada pertemuan berikutnya.

 

3. じゃあ、また (Jaa, Mata): “Ya Sudah, Sampai Jumpa”

Ungkapan ini menggabungkan fungsi penutup じゃあ dengan makna また yang berorientasi ke masa depan.

じゃあ、また!
Jā, mata!
Ya sudah, sampai jumpa!

Singkat, alami, dan luas dipakai dengan teman, teman sekelas, dan rekan kerja yang akrab.

 

4. また明日 (Mata Ashita): “Sampai Besok”

Ketika pertemuan berikutnya sudah pasti, orang Jepang sering menyebutkannya secara langsung.

また明日!
Mata ashita!
Sampai besok!

またあとで
Sampai nanti.

また明日
Sampai besok.

また来週
Sampai minggu depan.

また今度
Sampai lain kali / lain waktu.

 

5. バイバイ (Bai Bai): “Bye-Bye”

バイバイ berasal dari bahasa Inggris “bye-bye”. Ramah dan sangat santai.

バイバイ! また遊ぼうね。
Bai bai! Mata asobō ne.
Dah! Ayo main lagi.

Umum dipakai dengan anak-anak, teman, pasangan, dan keluarga. Tergantung penuturnya, bisa terdengar imut, kekanak-kanakan, atau jenaka.

 

6. じゃ (Ja): “Dah” yang Sangat Singkat

Dalam tutur yang sangat santai, じゃ atau じゃあ bisa berdiri sendiri sebagai penutup singkat.

じゃ、また明日。
Ja, mata ashita.
Oke, sampai besok.

Kalau dipakai sendirian, bisa terdengar ketus. Untuk pembelajar, じゃあね atau じゃあ、また mungkin lebih mudah dan ramah.

 

7. お疲れ (Otsukare): Salam Perpisahan Santai setelah Kerja Bersama

Di antara rekan kerja yang akrab, satu tim, anggota klub, atau teman yang menyelesaikan sesuatu bersama, お疲れ bisa berfungsi sebagai salam perpisahan.

じゃ、お疲れ! また明日。
Ja, otsukare! Mata ashita.
Oke, kerja bagus! Sampai besok.

Ini tidak secara harfiah berarti “aku lelah”. Ia mengakui kegiatan atau usaha orang lain.

Untuk detail gaul dan kesopanan, lihat Arti Otsukare dalam Bahasa Gaul Jepang.

 

Cara Sopan Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang

8. では、また (Dewa, Mata): “Ya Sudah, Sampai Lain Kali”

では、また lebih sopan dan kurang santai daripada じゃあ、また.

じゃあ、また
Santai: Ya sudah, sampai jumpa.

では、また
Sopan: Ya sudah, sampai lain kali.

では、また来週お会いしましょう。
Dewa, mata raishū o-ai shimashō.
Ya sudah, mari kita bertemu lagi minggu depan.

 

9. またお会いしましょう (Mata O-ai Shimashou)

またお会いしましょう berarti “mari bertemu lagi”. Sopan dan positif.

今日はありがとうございました。またお会いしましょう。
Kyō wa arigatō gozaimashita. Mata o-ai shimashō.
Terima kasih untuk hari ini. Mari bertemu lagi.

Cocok setelah acara, perkenalan, dan pertemuan sosial yang sopan. Dalam bisnis, penutup yang lebih konkret bisa terdengar lebih alami kalau sudah ada janji temu berikutnya.

 

10. またよろしくお願いします

Ungkapan ini berguna ketika hubungan atau proyek akan berlanjut.

本日はありがとうございました。またよろしくお願いいたします。
Honjitsu wa arigatō gozaimashita. Mata yoroshiku onegai itashimasu.
Terima kasih untuk hari ini. Saya menantikan kerja sama lagi dengan Anda.

Ini tidak secara langsung berarti “selamat tinggal”, tetapi merupakan penutup yang alami karena mengarah ke kerja sama di masa depan.

 

11. 気をつけて (Ki o Tsukete): “Hati-hati”

気をつけて berfokus pada keselamatan orang lain.

帰り道、気をつけてね。
Kaerimichi, ki o tsukete ne.
Hati-hati di jalan pulang, ya.

Bentuk yang lebih sopan antara lain:

気をつけてください。
Tolong hati-hati.

お気をつけて。
Hati-hati. (sopan)

どうぞお気をつけてお帰りください。
Silakan hati-hati di jalan pulang.

 

12. 元気でね (Genki de Ne): “Jaga Dirimu Baik-baik”

元気でね lebih hangat dan sering dipakai ketika perpisahan mungkin berlangsung lebih lama.

新しい町でも元気でね。
Atarashii machi demo genki de ne.
Jaga dirimu baik-baik juga di kota yang baru, ya.

Tanpa , 元気で bisa terdengar lebih serius, tertahan, atau lebih bermuatan emosi.

 

Cara Formal Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang

13. 失礼します (Shitsurei Shimasu)

失礼します adalah salah satu ungkapan kepergian sopan yang paling berguna.

失礼
ketidaksopanan / kelancangan

します
melakukan

失礼します
Secara harfiah: saya akan bersikap kurang sopan.
Makna alami: Permisi / saya pamit.

 

Pakai ketika:

・meninggalkan ruang kerja guru atau atasan
・meninggalkan rapat bisnis
・mengakhiri panggilan telepon yang sopan
・meninggalkan kamar atau rumah seseorang
・mengakhiri wawancara
・masuk atau keluar dari ruang formal

本日はありがとうございました。それでは、失礼します。
Honjitsu wa arigatō gozaimashita. Sore dewa, shitsurei shimasu.
Terima kasih untuk hari ini. Kalau begitu, permisi.

 

14. 失礼いたします (Shitsurei Itashimasu)

失礼いたします adalah versi yang lebih formal dan merendah.

それでは、失礼いたします。
Sore dewa, shitsurei itashimasu.
Kalau begitu, mohon permisi.

Umum dalam situasi bisnis formal, layanan pelanggan, wawancara, dan percakapan telepon yang sopan.

 

15. お先に失礼します (Osaki ni Shitsurei Shimasu)

Ini ungkapan baku tempat kerja yang dipakai orang yang pergi lebih dulu daripada yang lain.

お先に
sebelum Anda / mendahului Anda

失礼します
permisi

お先に失礼します
Permisi, saya pergi lebih dulu.

 

お先に失礼します。
Osaki ni shitsurei shimasu.
Permisi, saya duluan.

Balasan yang umum adalah:

お疲れさまでした。
Otsukaresama deshita.
Kerja bagus hari ini.

 

16. お疲れさまでした (Otsukaresama Deshita)

お疲れさまでした mengakui usaha yang telah selesai dan sering berfungsi sebagai salam perpisahan di akhir kegiatan.

Alami setelah:
・hari kerja
・rapat
・pelajaran
・latihan olahraga
・pertunjukan
・proyek
・acara atau siaran langsung

本日の会議、お疲れさまでした。
Honjitsu no kaigi, otsukaresama deshita.
Terima kasih atas kerja kerasnya di rapat hari ini.

Ini terutama ungkapan untuk kelompok internal. Untuk klien eksternal, ucapan terima kasih langsung atau お世話になっております bisa lebih pas.

 

Apakah Sayonara Santai, Sopan, atau Formal?

さようなら secara tata bahasa baku dan tidak kasar. Nuansa sosialnya bergantung pada konteks.

Kesan yang mungkin dari さようなら:
・baku
・utuh
・sedikit formal
・jauh secara emosi
・serius
・final atau seremonial
・kekanak-kanakan dalam salam sekolah yang rutin

 

Alami dalam:

・perpisahan yang lebih lama atau bermakna
・kelulusan atau pindah
・pidato dan upacara formal
・salam sekolah
・sastra, lagu, anime, dan adegan dramatis
・situasi ketika pembicara sengaja ingin penutupan

 

Bisa terdengar kaku secara tidak wajar di antara teman dekat yang berharap segera bertemu lagi.

Teman dekat setelah makan siang:

○ またね!
Sampai jumpa!

○ じゃあね!
Dah!

△ さようなら。
Selamat tinggal.
⇒ Benar, tetapi mungkin formal atau terlalu serius.

Untuk penjelasan lengkap, lihat Apa Arti Sayonara dalam Bahasa Jepang? Kenapa Orang Jepang Jarang Mengucapkan さようなら.

 

Salam Perpisahan di Rumah: 行ってきます dan 行ってらっしゃい

Saat meninggalkan rumah atau markas bersama lainnya dan berharap kembali, bahasa Jepang memakai pasangan khusus.

Orang yang pergi:
行ってきます。
Aku pergi dulu / Aku pergi dan kembali.

Orang yang tinggal:
行ってらっしゃい。
Hati-hati / Pergilah dengan selamat dan kembalilah.

 

学校に行ってきます。
Gakkō ni itte kimasu.
Aku berangkat ke sekolah, ya.

行ってらっしゃい。気をつけてね。
Itterasshai. Ki o tsukete ne.
Semoga harimu menyenangkan. Hati-hati, ya.

Ini bukan salam perpisahan umum. Ia menggambarkan kepergian sementara dari tempat bersama.

Ketika orang itu kembali, pertukaran yang cocok adalah:

ただいま。
Aku pulang / Aku kembali.

おかえり。
Selamat datang / Selamat datang kembali.

Untuk siklus empat ungkapan yang lengkap, lihat Ittekimasu, Itterasshai, Tadaima & Okaeri: 4 Salam Rumah Jepang.

 

Cara Berpamitan di Tempat Kerja dalam Bahasa Jepang

Pulang kerja lebih dulu daripada yang lain

Kamu: お先に失礼します。
Permisi, saya duluan.

Rekan kerja: お疲れさまでした。
Kerja bagus hari ini.

 

Meninggalkan rapat internal

それでは、失礼します。
Kalau begitu, permisi.

お疲れさまでした。
Terima kasih atas kerja kerasnya.

 

Urusan sementara dari kantor

Karyawan A: 銀行へ行ってきます。
Saya ke bank dan akan kembali.

Karyawan B: 行ってらっしゃい。
Hati-hati / Sampai nanti.

 

Learner
Bolehkah aku mengucapkan さようなら saat pulang kerja?
Kodak
Bisa dimengerti, tetapi kebiasaan tempat kerja seperti お先に失礼します dan お疲れさまでした biasanya terdengar lebih alami karena mengakui hubungan kerja yang dijalani bersama.

 

Cara Berpamitan kepada Guru

Saat meninggalkan kelas setelah pelajaran biasa, kebiasaan sekolah setempat itu penting. Saat meninggalkan ruang kerja guru atau mengakhiri percakapan empat mata, 失礼します berguna.

先生、今日はありがとうございました。失礼します。
Sensei, kyō wa arigatō gozaimashita. Shitsurei shimasu.
Terima kasih untuk hari ini, Pak/Bu Guru. Permisi; saya pamit.

Ungkapan santai seperti じゃあね dan またね bisa terlalu akrab dari siswa kepada guru, meskipun gurunya memakai bahasa santai kepada siswa.

 

Cara Berpamitan dalam Rapat Bisnis

Penutup formal yang alami sering menggabungkan ucapan terima kasih, kalimat yang berorientasi ke masa depan, dan ungkapan kepergian.

本日はありがとうございました。
Terima kasih banyak untuk hari ini.

引き続きよろしくお願いいたします。
Saya menantikan kerja sama kita yang berkelanjutan.

それでは、失礼いたします。
Kalau begitu, mohon permisi.

 

本日はお時間をいただき、ありがとうございました。それでは、失礼いたします。
Honjitsu wa ojikan o itadaki, arigatō gozaimashita. Sore dewa, shitsurei itashimasu.
Terima kasih banyak atas waktu Anda hari ini. Kalau begitu, mohon permisi.

Dalam bahasa Jepang formal, “selamat tinggal” yang terbaik sering berupa rangkaian penutup yang utuh, bukan satu kata yang berdiri sendiri.

 

Cara Mengakhiri Panggilan Telepon dengan Sopan

Panggilan santai:
じゃあね。
Dah.

Panggilan sopan:
それでは、失礼します。
Kalau begitu, selamat tinggal.

Panggilan bisnis formal:
それでは、失礼いたします。
Kalau begitu, mohon permisi.

 

Dalam panggilan bisnis, biasanya wajar untuk berterima kasih kepada lawan bicara sebelum menutup:

ご対応ありがとうございました。それでは、失礼いたします。
Go-taiō arigatō gozaimashita. Sore dewa, shitsurei itashimasu.
Terima kasih atas bantuannya. Kalau begitu, mohon permisi.

 

Cara Menulis “Selamat Tinggal” dalam E-mail dan Pesan Jepang

E-mail Jepang jarang diakhiri dengan padanan langsung “bye” yang kasual. Penutupnya bergantung pada hubungan dan tujuannya.

Pesan Santai

じゃあ、またね!
Ya sudah, sampai jumpa!

また連絡するね。
Nanti aku kabari lagi.

また明日!
Sampai besok!

Pesan Kerja Internal

お疲れさまです。
Halo / Kerja bagus.

以上、よろしくお願いいたします。
Sekian, mohon bantuannya.

お疲れさまでした。
Kerja bagus hari ini. (tergantung waktu dan gaya tempat kerja)

E-mail Bisnis Eksternal

今後ともよろしくお願いいたします。
Saya menantikan hubungan kita yang berkelanjutan.

引き続きよろしくお願いいたします。
Terima kasih atas kerja sama yang berkelanjutan.

何卒よろしくお願い申し上げます。
Dengan hormat saya memohon kerja sama Anda.

Ini bukan terjemahan kamus dari “selamat tinggal”, tetapi menjalankan fungsi penutup yang alami dalam tulisan profesional Jepang.

 

Cara Mengucapkan “Hati-hati” dalam Bahasa Jepang

気をつけて
Hati-hati / Waspada
⇒ Keselamatan secara umum

お気をつけて
Hati-hati
⇒ Sopan

元気でね
Jaga dirimu baik-baik
⇒ Perpisahan yang lebih lama atau kehangatan emosi

お元気で
Semoga selalu sehat
⇒ Lebih sopan atau formal

体に気をつけて
Jaga kesehatanmu
⇒ Salam perpisahan yang berfokus pada kesehatan

 

海外でも元気でね。
Kaigai demo genki de ne.
Jaga dirimu baik-baik juga di luar negeri, ya.

どうぞお気をつけてお帰りください。
Dōzo o-ki o tsukete o-kaeri kudasai.
Silakan hati-hati di jalan pulang.

 

Cara Berpamitan untuk Waktu yang Lama

Untuk perpisahan yang lama, orang Jepang sering menggabungkan salam perpisahan dengan ucapan terima kasih, kenangan, dan harapan untuk masa depan.

今までありがとう。
Terima kasih untuk semuanya.

元気でね。
Jaga dirimu baik-baik.

またいつか会おう。
Ayo bertemu lagi suatu saat nanti.

どうかお元気で。
Semoga kamu selalu sehat.

さようなら。
Selamat tinggal.

 

今まで本当にありがとう。元気でね。またいつか会おう。
Ima made hontō ni arigatō. Genki de ne. Mata itsuka aō.
Terima kasih banyak untuk semuanya. Jaga dirimu. Ayo bertemu lagi suatu saat nanti.

Memakai さようなら di akhir bisa membuat perpisahan terasa lebih utuh atau lebih final secara emosi.

 

Ungkapan Perpisahan dalam Anime dan Manga

Anime memakai ungkapan yang sama dengan bahasa Jepang nyata, tetapi konteks dramatis bisa membuat kata-kata biasa terdengar jauh lebih berat.

じゃあね!
Dah!
⇒ Santai dan ringan

またね。
Sampai jumpa.
⇒ Penuh harap kalau pertemuan berikutnya tidak pasti

また明日。
Sampai besok.
⇒ Menyakitkan atau ironis kalau besok tidak akan datang

行ってきます。
Aku pergi dulu.
⇒ Dramatis kalau tokohnya mungkin tidak kembali

行ってらっしゃい。
Hati-hati.
⇒ Bisa menjadi doa untuk kepulangan yang selamat

元気で。
Jaga dirimu.
⇒ Tertahan dan emosional

さようなら。
Selamat tinggal.
⇒ Penutupan, kehilangan, kelulusan, putus cinta, atau perpisahan terakhir

 

Learner
Kenapa またね kadang terdengar lebih sedih daripada さようなら?
Kodak
Karena またね mengandaikan pertemuan berikutnya. Kalau penonton tahu bahwa pertemuan kembali mungkin mustahil, frasa biasa yang penuh harap itu menjadi tragis.

 

Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang Menurut Situasi

Dengan Teman Dekat

またね。
じゃあね。
じゃあ、また。
バイバイ。
また連絡するね。

Dengan Teman Sekelas

また明日。
また来週。
じゃあ、また学校で。
お疲れ!

Dengan Rekan Kerja

お疲れさまでした。
お先に失礼します。
では、また明日。
行ってらっしゃい。 (untuk urusan sementara)

Dengan Atasan atau Guru

失礼します。
本日はありがとうございました。
またよろしくお願いいたします。
それでは、失礼いたします。

Dengan Pelanggan

本日はありがとうございました。
どうぞお気をつけてお帰りください。
今後ともよろしくお願いいたします。
それでは、失礼いたします。

Meninggalkan Rumah

行ってきます。
⇔ 行ってらっしゃい。

Perpisahan yang Panjang atau Emosional

元気でね。
またいつか会おう。
今までありがとう。
さようなら。

 

Contoh Dialog Alami

Situasi 1: Teman setelah makan siang

A: 今日は楽しかった。
Hari ini menyenangkan.

B: 私も。じゃあ、またね!
Aku juga. Ya sudah, sampai jumpa!

⇒ Santai, hangat, dan berorientasi ke masa depan.

 

Situasi 2: Meninggalkan ruang kerja guru

Siswa: 先生、今日はありがとうございました。失礼します。
Terima kasih untuk hari ini, Pak/Bu Guru. Permisi; saya pamit.

Guru: はい。気をつけて帰ってください。
Baik. Hati-hati di jalan pulang.

⇒ 失礼します cocok dengan hubungan formal.

 

Situasi 3: Pulang kerja

Karyawan A: お先に失礼します。
Permisi, saya duluan.

Karyawan B: お疲れさまでした。
Kerja bagus hari ini.

⇒ Pertukaran salam baku di tempat kerja.

 

Situasi 4: Meninggalkan rumah

Anak: 行ってきます!
Aku pergi dulu!

Orang tua: 行ってらっしゃい。気をつけてね。
Semoga harimu menyenangkan. Hati-hati, ya.

⇒ Kedua ungkapan mengandaikan anak akan kembali ke rumah bersama.

 

Situasi 5: Kepergian yang bermakna

A: 今まで本当にありがとう。
Terima kasih banyak untuk semuanya.

B: こちらこそ。元気でね。またいつか。
Aku juga berterima kasih. Jaga dirimu. Sampai suatu saat nanti.

A: うん。さようなら。
Iya. Selamat tinggal.

⇒ さようなら memberikan penutupan secara emosional.

 

Kesalahan Umum

Kesalahan 1: Memakai Sayonara di Mana-mana

さようなら adalah bahasa Jepang yang benar, tetapi teman dekat biasanya lebih suka またね, じゃあね, atau frasa spesifik tentang pertemuan berikutnya.

Kesalahan 2: Memakai Salam Perpisahan Santai dengan Atasan

△ 先生、じゃあね。
Terlalu santai dalam banyak hubungan siswa–guru.

○ 先生、ありがとうございました。失礼します。
Terima kasih, Pak/Bu Guru. Permisi; saya pamit.

Kesalahan 3: Mengucapkan 行ってきます sebagai Salam Perpisahan Universal

行ってきます dipakai saat meninggalkan markas bersama untuk sementara dan berharap kembali.

Kesalahan 4: Mengucapkan お疲れ untuk Berarti “Aku Lelah”

お疲れ!
Kerja bagus / Sampai jumpa.

疲れた。
Aku lelah.

Kesalahan 5: Menerjemahkan 失礼します secara Harfiah

Meskipun mengandung kata “ketidaksopanan”, makna perpisahan yang alami adalah “permisi; saya pamit”.

Kesalahan 6: Mengabaikan Pertemuan Berikutnya

Kalau kamu tahu kapan akan bertemu lagi, bahasa Jepang sering terdengar lebih alami kalau kamu mengatakannya secara langsung:

また明日。
また来週。
また月曜日に。
では、次回の会議で。

Kesalahan 7: Menganggap Bahasa Jepang Formal sebagai Satu Kata

Salam perpisahan formal sering berupa rangkaian:

Ucapan terima kasih

hubungan masa depan atau langkah berikutnya

frasa kepergian

本日はありがとうございました。引き続きよろしくお願いいたします。それでは、失礼いたします。

 

Tanya Jawab: Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang

Bagaimana cara mengucapkan selamat tinggal dalam bahasa Jepang?

Terjemahan kamusnya adalah さようなら, tetapi bahasa Jepang santai sering memakai またね, じゃあね, atau じゃあ、また.

Bagaimana mengucapkan selamat tinggal secara santai dalam bahasa Jepang?

Pakai またね, じゃあね, じゃあ、また, また明日, atau バイバイ dengan teman dan orang yang akrab.

Bagaimana mengucapkan selamat tinggal secara sopan dalam bahasa Jepang?

Ungkapan sopan yang berguna antara lain では、また, またお会いしましょう, 失礼します, dan お気をつけて.

Bagaimana mengucapkan selamat tinggal secara formal dalam bahasa Jepang?

Dalam situasi bisnis formal, ucapkan それでは、失礼いたします. Biasanya didahului ucapan terima kasih dan kalimat tentang kerja sama yang berkelanjutan.

Apakah sayonara formal?

Ini salam perpisahan baku dan bisa terdengar utuh, formal, serius, jauh, atau final tergantung situasinya.

Kenapa orang Jepang tidak selalu mengucapkan sayonara?

Bahasa Jepang punya salam perpisahan yang spesifik untuk tiap situasi. Teman mungkin mengucapkan “sampai jumpa”, rekan kerja mengakui kerja bersama, dan anggota keluarga memakai frasa yang mengandaikan orang itu akan kembali.

Apa salam perpisahan Jepang santai yang paling alami?

またね adalah salah satu pilihan ramah yang paling aman. じゃあね dan じゃあ、また juga umum.

Apa perbedaan antara mata ne dan jaa ne?

またね memandang ke pertemuan berikutnya. じゃあね lebih berfokus pada menutup percakapan saat ini.

Apa yang sebaiknya kuucapkan saat pulang kerja di Jepang?

Ucapkan お先に失礼します saat pergi lebih dulu daripada yang lain. Rekan kerja biasanya menjawab お疲れさまでした.

Apa yang sebaiknya kuucapkan saat meninggalkan rapat?

Pakai それでは、失礼します secara sopan atau それでは、失礼いたします secara formal.

Apa yang sebaiknya kuucapkan saat meninggalkan ruang kerja guru?

Penutup yang alami adalah ありがとうございました。失礼します.

Apa yang sebaiknya kuucapkan saat meninggalkan rumah?

Orang yang pergi mengucapkan 行ってきます. Orang yang tinggal menjawab 行ってらっしゃい.

Bagaimana mengucapkan “sampai besok” dalam bahasa Jepang?

Ucapkan また明日 (mata ashita).

Bagaimana mengucapkan “hati-hati” dalam bahasa Jepang?

Pakai 気をつけて secara santai atau お気をつけて secara sopan. Untuk perpisahan yang lebih lama, 元気でね berarti “jaga dirimu baik-baik”.

Bagaimana mengucapkan selamat tinggal dalam e-mail bisnis Jepang?

E-mail bisnis Jepang biasanya ditutup dengan frasa yang berorientasi pada hubungan seperti 引き続きよろしくお願いいたします atau 今後ともよろしくお願いいたします, bukan kata langsung yang berarti “selamat tinggal”.

Bolehkah aku memakai bye-bye dalam bahasa Jepang?

Boleh. バイバイ santai dan umum dipakai dengan teman, keluarga, anak-anak, dan pasangan.

Apa salam perpisahan Jepang yang paling sedih?

Tidak ada satu ungkapan yang selalu paling sedih. さようなら, 元気で, atau bahkan またね yang penuh harap bisa terdengar emosional tergantung apakah pertemuan lain memungkinkan.

 

Ringkasan: Salam Perpisahan Santai, Sopan, dan Formal dalam Bahasa Jepang

● Salam perpisahan santai
またね / じゃあね / じゃあ、また / バイバイ

● Bertemu lagi pada waktu yang sudah pasti
また明日 / また来週 / またあとで

● Salam perpisahan sopan
では、また / またお会いしましょう / 失礼します

● Salam perpisahan formal
それでは、失礼いたします

● Salam perpisahan di tempat kerja
お先に失礼します ⇔ お疲れさまでした

● Meninggalkan rumah
行ってきます ⇔ 行ってらっしゃい

● Perpisahan yang lebih lama atau bermakna
元気でね / またいつか / さようなら

● Aturan inti
Pilih ungkapan yang menggambarkan hubungan dan apa yang terjadi berikutnya—bukan hanya kata “selamat tinggal”.

 

Kodak

Mulailah dengan lima ini:

またね
Sampai jumpa.

さようなら
Selamat tinggal.

失礼します
Permisi; saya pamit.

お先に失礼します
Permisi, saya pulang kerja duluan.

行ってきます
Aku pergi dan akan kembali.

Begitu kamu menghubungkan tiap salam perpisahan dengan situasinya, salam perpisahan Jepang jadi jauh lebih mudah dipakai secara alami!

 

Artikel Terkait

 

Referensi

Cek info terbaru!