Halo, saya Kodak.
Bagaimana cara mengucapkan “selamat tinggal” dalam bahasa Jepang?
Jawaban kamusnya adalah さようなら (sayonara), tetapi itu hanyalah salah satu dari banyak ungkapan perpisahan Jepang.
Dalam percakapan nyata, orang Jepang memilih salam perpisahan berdasarkan:
・apakah mereka berharap bertemu lagi
・siapa yang pergi dan siapa yang tinggal
・apakah suasananya santai, sopan, atau formal
・apakah mereka di rumah, kantor, sekolah, atau daring
・apakah perpisahannya biasa atau bermakna secara emosional
Poin yang paling penting adalah:
Bahasa Jepang tidak memakai satu kata universal untuk setiap “selamat tinggal”.
Sebaliknya, salam perpisahan Jepang sering menggambarkan hubungan atau situasinya:
またね ⇒ Sampai jumpa
失礼します ⇒ Permisi; saya pamit
お疲れさまでした ⇒ Kerja bagus hari ini
行ってきます ⇒ Aku pergi dan akan kembali
Jawaban Singkat: Cara Paling Umum Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang
| Bahasa Jepang | Rōmaji | Padanan Indonesia | Situasi terbaik | Gaya |
|---|---|---|---|---|
| またね | mata ne | Sampai jumpa | Teman dan orang yang akrab | Santai |
| じゃあね | jā ne | Dah, ya | Mengakhiri percakapan santai | Santai |
| じゃあ、また | jā, mata | Ya sudah, sampai jumpa | Teman dan rekan yang kamu kenal baik | Santai–netral |
| また明日 | mata ashita | Sampai besok | Saat akan bertemu lagi besok | Santai–netral |
| バイバイ | bai bai | Bye-bye | Teman, keluarga, anak-anak | Sangat santai |
| さようなら | sayōnara | Selamat tinggal / perpisahan | Perpisahan yang utuh atau bermakna | Netral–formal |
| では、また | dewa, mata | Ya sudah, sampai lain kali | Percakapan sopan | Sopan |
| またお会いしましょう | mata o-ai shimashō | Mari bertemu lagi | Perpisahan sopan dengan niat bertemu lagi | Sopan |
| 失礼します | shitsurei shimasu | Permisi; saya pamit | Meninggalkan ruangan, kantor, rapat, atau telepon | Sopan |
| 失礼いたします | shitsurei itashimasu | Mohon permisi | Situasi bisnis dan formal | Formal |
| お先に失礼します | osaki ni shitsurei shimasu | Permisi, saya duluan | Pulang kerja lebih dulu daripada yang lain | Kerja sopan |
| お疲れさまでした | otsukaresama deshita | Kerja bagus hari ini | Akhir kerja, rapat, pelajaran, acara | Kerja/kelompok sopan |
| 行ってきます | ittekimasu | Aku pergi dulu; nanti kembali | Meninggalkan rumah atau markas bersama | Standar |
| 行ってらっしゃい | itterasshai | Hati-hati; semoga harimu menyenangkan | Balasan untuk orang yang pergi | Standar |
| 気をつけて | ki o tsukete | Hati-hati | Melepas kepergian seseorang | Santai–netral |
| 元気でね | genki de ne | Jaga dirimu baik-baik | Perpisahan yang lebih lama | Hangat / emosional |
Cara Memilih Salam Perpisahan Jepang yang Tepat
⇒ またね / じゃあね / バイバイ
Bertemu lagi pada waktu yang sudah pasti?
⇒ また明日 / また来週 / またあとで
Meninggalkan rapat sopan atau ruang kerja seseorang?
⇒ 失礼します
Pulang kerja lebih dulu daripada yang lain?
⇒ お先に失礼します
Akhir kerja, latihan, atau kegiatan bersama?
⇒ お疲れさまでした
Meninggalkan rumah dan berniat kembali?
⇒ 行ってきます
Melepas kepergian orang itu?
⇒ 行ってらっしゃい / 気をつけて
Perpisahan yang serius, utuh, atau bermakna?
⇒ さようなら / 元気で
Cara Santai Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang
1. またね (Mata Ne): “Sampai Jumpa”
またね adalah salah satu salam perpisahan santai yang paling aman dan berguna.
ね = partikel akhir kalimat yang ramah
またね
⇒ Sampai jumpa.
⇒ Sampai ketemu lagi.
⇒ Sampai lain kali.
今日は楽しかった。またね!
Kyō wa tanoshikatta. Mata ne!
Hari ini menyenangkan. Sampai jumpa!
またね terdengar hangat karena memandang ke pertemuan berikutnya.
Untuk penjelasan lengkap, lihat Arti Ja Ne & Mata Ne: Beda じゃあね dan またね dalam Bahasa Jepang.
2. じゃあね (Jaa Ne): “Dah, ya”
じゃあね adalah cara santai untuk menutup percakapan saat ini.
ね = nada ramah dan akrab
じゃあね
⇒ Dah, ya.
⇒ Ya sudah, sampai jumpa.
じゃあね。また連絡する。
Jā ne. Mata renraku suru.
Dah. Nanti aku hubungi lagi.
じゃあね lebih berfokus pada mengakhiri interaksi saat ini, sedangkan またね lebih berfokus pada pertemuan berikutnya.
3. じゃあ、また (Jaa, Mata): “Ya Sudah, Sampai Jumpa”
Ungkapan ini menggabungkan fungsi penutup じゃあ dengan makna また yang berorientasi ke masa depan.
じゃあ、また!
Jā, mata!
Ya sudah, sampai jumpa!
Singkat, alami, dan luas dipakai dengan teman, teman sekelas, dan rekan kerja yang akrab.
4. また明日 (Mata Ashita): “Sampai Besok”
Ketika pertemuan berikutnya sudah pasti, orang Jepang sering menyebutkannya secara langsung.
また明日!
Mata ashita!
Sampai besok!
Sampai nanti.
また明日
Sampai besok.
また来週
Sampai minggu depan.
また今度
Sampai lain kali / lain waktu.
5. バイバイ (Bai Bai): “Bye-Bye”
バイバイ berasal dari bahasa Inggris “bye-bye”. Ramah dan sangat santai.
バイバイ! また遊ぼうね。
Bai bai! Mata asobō ne.
Dah! Ayo main lagi.
Umum dipakai dengan anak-anak, teman, pasangan, dan keluarga. Tergantung penuturnya, bisa terdengar imut, kekanak-kanakan, atau jenaka.
6. じゃ (Ja): “Dah” yang Sangat Singkat
Dalam tutur yang sangat santai, じゃ atau じゃあ bisa berdiri sendiri sebagai penutup singkat.
じゃ、また明日。
Ja, mata ashita.
Oke, sampai besok.
Kalau dipakai sendirian, bisa terdengar ketus. Untuk pembelajar, じゃあね atau じゃあ、また mungkin lebih mudah dan ramah.
7. お疲れ (Otsukare): Salam Perpisahan Santai setelah Kerja Bersama
Di antara rekan kerja yang akrab, satu tim, anggota klub, atau teman yang menyelesaikan sesuatu bersama, お疲れ bisa berfungsi sebagai salam perpisahan.
じゃ、お疲れ! また明日。
Ja, otsukare! Mata ashita.
Oke, kerja bagus! Sampai besok.
Ini tidak secara harfiah berarti “aku lelah”. Ia mengakui kegiatan atau usaha orang lain.
Untuk detail gaul dan kesopanan, lihat Arti Otsukare dalam Bahasa Gaul Jepang.
Cara Sopan Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang
8. では、また (Dewa, Mata): “Ya Sudah, Sampai Lain Kali”
では、また lebih sopan dan kurang santai daripada じゃあ、また.
Santai: Ya sudah, sampai jumpa.
では、また
Sopan: Ya sudah, sampai lain kali.
では、また来週お会いしましょう。
Dewa, mata raishū o-ai shimashō.
Ya sudah, mari kita bertemu lagi minggu depan.
9. またお会いしましょう (Mata O-ai Shimashou)
またお会いしましょう berarti “mari bertemu lagi”. Sopan dan positif.
今日はありがとうございました。またお会いしましょう。
Kyō wa arigatō gozaimashita. Mata o-ai shimashō.
Terima kasih untuk hari ini. Mari bertemu lagi.
Cocok setelah acara, perkenalan, dan pertemuan sosial yang sopan. Dalam bisnis, penutup yang lebih konkret bisa terdengar lebih alami kalau sudah ada janji temu berikutnya.
10. またよろしくお願いします
Ungkapan ini berguna ketika hubungan atau proyek akan berlanjut.
本日はありがとうございました。またよろしくお願いいたします。
Honjitsu wa arigatō gozaimashita. Mata yoroshiku onegai itashimasu.
Terima kasih untuk hari ini. Saya menantikan kerja sama lagi dengan Anda.
Ini tidak secara langsung berarti “selamat tinggal”, tetapi merupakan penutup yang alami karena mengarah ke kerja sama di masa depan.
11. 気をつけて (Ki o Tsukete): “Hati-hati”
気をつけて berfokus pada keselamatan orang lain.
帰り道、気をつけてね。
Kaerimichi, ki o tsukete ne.
Hati-hati di jalan pulang, ya.
Bentuk yang lebih sopan antara lain:
Tolong hati-hati.
お気をつけて。
Hati-hati. (sopan)
どうぞお気をつけてお帰りください。
Silakan hati-hati di jalan pulang.
12. 元気でね (Genki de Ne): “Jaga Dirimu Baik-baik”
元気でね lebih hangat dan sering dipakai ketika perpisahan mungkin berlangsung lebih lama.
新しい町でも元気でね。
Atarashii machi demo genki de ne.
Jaga dirimu baik-baik juga di kota yang baru, ya.
Tanpa ね, 元気で bisa terdengar lebih serius, tertahan, atau lebih bermuatan emosi.
Cara Formal Mengucapkan Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang
13. 失礼します (Shitsurei Shimasu)
失礼します adalah salah satu ungkapan kepergian sopan yang paling berguna.
ketidaksopanan / kelancangan
します
melakukan
失礼します
Secara harfiah: saya akan bersikap kurang sopan.
Makna alami: Permisi / saya pamit.
Pakai ketika:
・meninggalkan rapat bisnis
・mengakhiri panggilan telepon yang sopan
・meninggalkan kamar atau rumah seseorang
・mengakhiri wawancara
・masuk atau keluar dari ruang formal
本日はありがとうございました。それでは、失礼します。
Honjitsu wa arigatō gozaimashita. Sore dewa, shitsurei shimasu.
Terima kasih untuk hari ini. Kalau begitu, permisi.
14. 失礼いたします (Shitsurei Itashimasu)
失礼いたします adalah versi yang lebih formal dan merendah.
それでは、失礼いたします。
Sore dewa, shitsurei itashimasu.
Kalau begitu, mohon permisi.
Umum dalam situasi bisnis formal, layanan pelanggan, wawancara, dan percakapan telepon yang sopan.
15. お先に失礼します (Osaki ni Shitsurei Shimasu)
Ini ungkapan baku tempat kerja yang dipakai orang yang pergi lebih dulu daripada yang lain.
sebelum Anda / mendahului Anda
+
失礼します
permisi
=
お先に失礼します
Permisi, saya pergi lebih dulu.
お先に失礼します。
Osaki ni shitsurei shimasu.
Permisi, saya duluan.
Balasan yang umum adalah:
お疲れさまでした。
Otsukaresama deshita.
Kerja bagus hari ini.
16. お疲れさまでした (Otsukaresama Deshita)
お疲れさまでした mengakui usaha yang telah selesai dan sering berfungsi sebagai salam perpisahan di akhir kegiatan.
・hari kerja
・rapat
・pelajaran
・latihan olahraga
・pertunjukan
・proyek
・acara atau siaran langsung
本日の会議、お疲れさまでした。
Honjitsu no kaigi, otsukaresama deshita.
Terima kasih atas kerja kerasnya di rapat hari ini.
Ini terutama ungkapan untuk kelompok internal. Untuk klien eksternal, ucapan terima kasih langsung atau お世話になっております bisa lebih pas.
Apakah Sayonara Santai, Sopan, atau Formal?
さようなら secara tata bahasa baku dan tidak kasar. Nuansa sosialnya bergantung pada konteks.
・baku
・utuh
・sedikit formal
・jauh secara emosi
・serius
・final atau seremonial
・kekanak-kanakan dalam salam sekolah yang rutin
Alami dalam:
・kelulusan atau pindah
・pidato dan upacara formal
・salam sekolah
・sastra, lagu, anime, dan adegan dramatis
・situasi ketika pembicara sengaja ingin penutupan
Bisa terdengar kaku secara tidak wajar di antara teman dekat yang berharap segera bertemu lagi.
○ またね!
Sampai jumpa!
○ じゃあね!
Dah!
△ さようなら。
Selamat tinggal.
⇒ Benar, tetapi mungkin formal atau terlalu serius.
Untuk penjelasan lengkap, lihat Apa Arti Sayonara dalam Bahasa Jepang? Kenapa Orang Jepang Jarang Mengucapkan さようなら.
Salam Perpisahan di Rumah: 行ってきます dan 行ってらっしゃい
Saat meninggalkan rumah atau markas bersama lainnya dan berharap kembali, bahasa Jepang memakai pasangan khusus.
行ってきます。
Aku pergi dulu / Aku pergi dan kembali.
Orang yang tinggal:
行ってらっしゃい。
Hati-hati / Pergilah dengan selamat dan kembalilah.
学校に行ってきます。
Gakkō ni itte kimasu.
Aku berangkat ke sekolah, ya.
行ってらっしゃい。気をつけてね。
Itterasshai. Ki o tsukete ne.
Semoga harimu menyenangkan. Hati-hati, ya.
Ini bukan salam perpisahan umum. Ia menggambarkan kepergian sementara dari tempat bersama.
Ketika orang itu kembali, pertukaran yang cocok adalah:
Aku pulang / Aku kembali.
おかえり。
Selamat datang / Selamat datang kembali.
Untuk siklus empat ungkapan yang lengkap, lihat Ittekimasu, Itterasshai, Tadaima & Okaeri: 4 Salam Rumah Jepang.
Cara Berpamitan di Tempat Kerja dalam Bahasa Jepang
Kamu: お先に失礼します。
Permisi, saya duluan.
Rekan kerja: お疲れさまでした。
Kerja bagus hari ini.
それでは、失礼します。
Kalau begitu, permisi.
お疲れさまでした。
Terima kasih atas kerja kerasnya.
Karyawan A: 銀行へ行ってきます。
Saya ke bank dan akan kembali.
Karyawan B: 行ってらっしゃい。
Hati-hati / Sampai nanti.
Cara Berpamitan kepada Guru
Saat meninggalkan kelas setelah pelajaran biasa, kebiasaan sekolah setempat itu penting. Saat meninggalkan ruang kerja guru atau mengakhiri percakapan empat mata, 失礼します berguna.
先生、今日はありがとうございました。失礼します。
Sensei, kyō wa arigatō gozaimashita. Shitsurei shimasu.
Terima kasih untuk hari ini, Pak/Bu Guru. Permisi; saya pamit.
Ungkapan santai seperti じゃあね dan またね bisa terlalu akrab dari siswa kepada guru, meskipun gurunya memakai bahasa santai kepada siswa.
Cara Berpamitan dalam Rapat Bisnis
Penutup formal yang alami sering menggabungkan ucapan terima kasih, kalimat yang berorientasi ke masa depan, dan ungkapan kepergian.
Terima kasih banyak untuk hari ini.
引き続きよろしくお願いいたします。
Saya menantikan kerja sama kita yang berkelanjutan.
それでは、失礼いたします。
Kalau begitu, mohon permisi.
本日はお時間をいただき、ありがとうございました。それでは、失礼いたします。
Honjitsu wa ojikan o itadaki, arigatō gozaimashita. Sore dewa, shitsurei itashimasu.
Terima kasih banyak atas waktu Anda hari ini. Kalau begitu, mohon permisi.
Dalam bahasa Jepang formal, “selamat tinggal” yang terbaik sering berupa rangkaian penutup yang utuh, bukan satu kata yang berdiri sendiri.
Cara Mengakhiri Panggilan Telepon dengan Sopan
じゃあね。
Dah.
Panggilan sopan:
それでは、失礼します。
Kalau begitu, selamat tinggal.
Panggilan bisnis formal:
それでは、失礼いたします。
Kalau begitu, mohon permisi.
Dalam panggilan bisnis, biasanya wajar untuk berterima kasih kepada lawan bicara sebelum menutup:
ご対応ありがとうございました。それでは、失礼いたします。
Go-taiō arigatō gozaimashita. Sore dewa, shitsurei itashimasu.
Terima kasih atas bantuannya. Kalau begitu, mohon permisi.
Cara Menulis “Selamat Tinggal” dalam E-mail dan Pesan Jepang
E-mail Jepang jarang diakhiri dengan padanan langsung “bye” yang kasual. Penutupnya bergantung pada hubungan dan tujuannya.
Pesan Santai
Ya sudah, sampai jumpa!
また連絡するね。
Nanti aku kabari lagi.
また明日!
Sampai besok!
Pesan Kerja Internal
Halo / Kerja bagus.
以上、よろしくお願いいたします。
Sekian, mohon bantuannya.
お疲れさまでした。
Kerja bagus hari ini. (tergantung waktu dan gaya tempat kerja)
E-mail Bisnis Eksternal
Saya menantikan hubungan kita yang berkelanjutan.
引き続きよろしくお願いいたします。
Terima kasih atas kerja sama yang berkelanjutan.
何卒よろしくお願い申し上げます。
Dengan hormat saya memohon kerja sama Anda.
Ini bukan terjemahan kamus dari “selamat tinggal”, tetapi menjalankan fungsi penutup yang alami dalam tulisan profesional Jepang.
Cara Mengucapkan “Hati-hati” dalam Bahasa Jepang
Hati-hati / Waspada
⇒ Keselamatan secara umum
お気をつけて
Hati-hati
⇒ Sopan
元気でね
Jaga dirimu baik-baik
⇒ Perpisahan yang lebih lama atau kehangatan emosi
お元気で
Semoga selalu sehat
⇒ Lebih sopan atau formal
体に気をつけて
Jaga kesehatanmu
⇒ Salam perpisahan yang berfokus pada kesehatan
海外でも元気でね。
Kaigai demo genki de ne.
Jaga dirimu baik-baik juga di luar negeri, ya.
どうぞお気をつけてお帰りください。
Dōzo o-ki o tsukete o-kaeri kudasai.
Silakan hati-hati di jalan pulang.
Cara Berpamitan untuk Waktu yang Lama
Untuk perpisahan yang lama, orang Jepang sering menggabungkan salam perpisahan dengan ucapan terima kasih, kenangan, dan harapan untuk masa depan.
Terima kasih untuk semuanya.
元気でね。
Jaga dirimu baik-baik.
またいつか会おう。
Ayo bertemu lagi suatu saat nanti.
どうかお元気で。
Semoga kamu selalu sehat.
さようなら。
Selamat tinggal.
今まで本当にありがとう。元気でね。またいつか会おう。
Ima made hontō ni arigatō. Genki de ne. Mata itsuka aō.
Terima kasih banyak untuk semuanya. Jaga dirimu. Ayo bertemu lagi suatu saat nanti.
Memakai さようなら di akhir bisa membuat perpisahan terasa lebih utuh atau lebih final secara emosi.
Ungkapan Perpisahan dalam Anime dan Manga
Anime memakai ungkapan yang sama dengan bahasa Jepang nyata, tetapi konteks dramatis bisa membuat kata-kata biasa terdengar jauh lebih berat.
Dah!
⇒ Santai dan ringan
またね。
Sampai jumpa.
⇒ Penuh harap kalau pertemuan berikutnya tidak pasti
また明日。
Sampai besok.
⇒ Menyakitkan atau ironis kalau besok tidak akan datang
行ってきます。
Aku pergi dulu.
⇒ Dramatis kalau tokohnya mungkin tidak kembali
行ってらっしゃい。
Hati-hati.
⇒ Bisa menjadi doa untuk kepulangan yang selamat
元気で。
Jaga dirimu.
⇒ Tertahan dan emosional
さようなら。
Selamat tinggal.
⇒ Penutupan, kehilangan, kelulusan, putus cinta, atau perpisahan terakhir
Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang Menurut Situasi
Dengan Teman Dekat
じゃあね。
じゃあ、また。
バイバイ。
また連絡するね。
Dengan Teman Sekelas
また来週。
じゃあ、また学校で。
お疲れ!
Dengan Rekan Kerja
お先に失礼します。
では、また明日。
行ってらっしゃい。 (untuk urusan sementara)
Dengan Atasan atau Guru
本日はありがとうございました。
またよろしくお願いいたします。
それでは、失礼いたします。
Dengan Pelanggan
どうぞお気をつけてお帰りください。
今後ともよろしくお願いいたします。
それでは、失礼いたします。
Meninggalkan Rumah
⇔ 行ってらっしゃい。
Perpisahan yang Panjang atau Emosional
またいつか会おう。
今までありがとう。
さようなら。
Contoh Dialog Alami
A: 今日は楽しかった。
Hari ini menyenangkan.
B: 私も。じゃあ、またね!
Aku juga. Ya sudah, sampai jumpa!
⇒ Santai, hangat, dan berorientasi ke masa depan.
Siswa: 先生、今日はありがとうございました。失礼します。
Terima kasih untuk hari ini, Pak/Bu Guru. Permisi; saya pamit.
Guru: はい。気をつけて帰ってください。
Baik. Hati-hati di jalan pulang.
⇒ 失礼します cocok dengan hubungan formal.
Karyawan A: お先に失礼します。
Permisi, saya duluan.
Karyawan B: お疲れさまでした。
Kerja bagus hari ini.
⇒ Pertukaran salam baku di tempat kerja.
Anak: 行ってきます!
Aku pergi dulu!
Orang tua: 行ってらっしゃい。気をつけてね。
Semoga harimu menyenangkan. Hati-hati, ya.
⇒ Kedua ungkapan mengandaikan anak akan kembali ke rumah bersama.
A: 今まで本当にありがとう。
Terima kasih banyak untuk semuanya.
B: こちらこそ。元気でね。またいつか。
Aku juga berterima kasih. Jaga dirimu. Sampai suatu saat nanti.
A: うん。さようなら。
Iya. Selamat tinggal.
⇒ さようなら memberikan penutupan secara emosional.
Kesalahan Umum
Kesalahan 1: Memakai Sayonara di Mana-mana
さようなら adalah bahasa Jepang yang benar, tetapi teman dekat biasanya lebih suka またね, じゃあね, atau frasa spesifik tentang pertemuan berikutnya.
Kesalahan 2: Memakai Salam Perpisahan Santai dengan Atasan
Terlalu santai dalam banyak hubungan siswa–guru.
○ 先生、ありがとうございました。失礼します。
Terima kasih, Pak/Bu Guru. Permisi; saya pamit.
Kesalahan 3: Mengucapkan 行ってきます sebagai Salam Perpisahan Universal
行ってきます dipakai saat meninggalkan markas bersama untuk sementara dan berharap kembali.
Kesalahan 4: Mengucapkan お疲れ untuk Berarti “Aku Lelah”
Kerja bagus / Sampai jumpa.
疲れた。
Aku lelah.
Kesalahan 5: Menerjemahkan 失礼します secara Harfiah
Meskipun mengandung kata “ketidaksopanan”, makna perpisahan yang alami adalah “permisi; saya pamit”.
Kesalahan 6: Mengabaikan Pertemuan Berikutnya
Kalau kamu tahu kapan akan bertemu lagi, bahasa Jepang sering terdengar lebih alami kalau kamu mengatakannya secara langsung:
また来週。
また月曜日に。
では、次回の会議で。
Kesalahan 7: Menganggap Bahasa Jepang Formal sebagai Satu Kata
Salam perpisahan formal sering berupa rangkaian:
+
hubungan masa depan atau langkah berikutnya
+
frasa kepergian
本日はありがとうございました。引き続きよろしくお願いいたします。それでは、失礼いたします。
Tanya Jawab: Selamat Tinggal dalam Bahasa Jepang
Bagaimana cara mengucapkan selamat tinggal dalam bahasa Jepang?
Terjemahan kamusnya adalah さようなら, tetapi bahasa Jepang santai sering memakai またね, じゃあね, atau じゃあ、また.
Bagaimana mengucapkan selamat tinggal secara santai dalam bahasa Jepang?
Pakai またね, じゃあね, じゃあ、また, また明日, atau バイバイ dengan teman dan orang yang akrab.
Bagaimana mengucapkan selamat tinggal secara sopan dalam bahasa Jepang?
Ungkapan sopan yang berguna antara lain では、また, またお会いしましょう, 失礼します, dan お気をつけて.
Bagaimana mengucapkan selamat tinggal secara formal dalam bahasa Jepang?
Dalam situasi bisnis formal, ucapkan それでは、失礼いたします. Biasanya didahului ucapan terima kasih dan kalimat tentang kerja sama yang berkelanjutan.
Apakah sayonara formal?
Ini salam perpisahan baku dan bisa terdengar utuh, formal, serius, jauh, atau final tergantung situasinya.
Kenapa orang Jepang tidak selalu mengucapkan sayonara?
Bahasa Jepang punya salam perpisahan yang spesifik untuk tiap situasi. Teman mungkin mengucapkan “sampai jumpa”, rekan kerja mengakui kerja bersama, dan anggota keluarga memakai frasa yang mengandaikan orang itu akan kembali.
Apa salam perpisahan Jepang santai yang paling alami?
またね adalah salah satu pilihan ramah yang paling aman. じゃあね dan じゃあ、また juga umum.
Apa perbedaan antara mata ne dan jaa ne?
またね memandang ke pertemuan berikutnya. じゃあね lebih berfokus pada menutup percakapan saat ini.
Apa yang sebaiknya kuucapkan saat pulang kerja di Jepang?
Ucapkan お先に失礼します saat pergi lebih dulu daripada yang lain. Rekan kerja biasanya menjawab お疲れさまでした.
Apa yang sebaiknya kuucapkan saat meninggalkan rapat?
Pakai それでは、失礼します secara sopan atau それでは、失礼いたします secara formal.
Apa yang sebaiknya kuucapkan saat meninggalkan ruang kerja guru?
Penutup yang alami adalah ありがとうございました。失礼します.
Apa yang sebaiknya kuucapkan saat meninggalkan rumah?
Orang yang pergi mengucapkan 行ってきます. Orang yang tinggal menjawab 行ってらっしゃい.
Bagaimana mengucapkan “sampai besok” dalam bahasa Jepang?
Ucapkan また明日 (mata ashita).
Bagaimana mengucapkan “hati-hati” dalam bahasa Jepang?
Pakai 気をつけて secara santai atau お気をつけて secara sopan. Untuk perpisahan yang lebih lama, 元気でね berarti “jaga dirimu baik-baik”.
Bagaimana mengucapkan selamat tinggal dalam e-mail bisnis Jepang?
E-mail bisnis Jepang biasanya ditutup dengan frasa yang berorientasi pada hubungan seperti 引き続きよろしくお願いいたします atau 今後ともよろしくお願いいたします, bukan kata langsung yang berarti “selamat tinggal”.
Bolehkah aku memakai bye-bye dalam bahasa Jepang?
Boleh. バイバイ santai dan umum dipakai dengan teman, keluarga, anak-anak, dan pasangan.
Apa salam perpisahan Jepang yang paling sedih?
Tidak ada satu ungkapan yang selalu paling sedih. さようなら, 元気で, atau bahkan またね yang penuh harap bisa terdengar emosional tergantung apakah pertemuan lain memungkinkan.
Ringkasan: Salam Perpisahan Santai, Sopan, dan Formal dalam Bahasa Jepang
またね / じゃあね / じゃあ、また / バイバイ
● Bertemu lagi pada waktu yang sudah pasti
また明日 / また来週 / またあとで
● Salam perpisahan sopan
では、また / またお会いしましょう / 失礼します
● Salam perpisahan formal
それでは、失礼いたします
● Salam perpisahan di tempat kerja
お先に失礼します ⇔ お疲れさまでした
● Meninggalkan rumah
行ってきます ⇔ 行ってらっしゃい
● Perpisahan yang lebih lama atau bermakna
元気でね / またいつか / さようなら
● Aturan inti
Pilih ungkapan yang menggambarkan hubungan dan apa yang terjadi berikutnya—bukan hanya kata “selamat tinggal”.
Mulailah dengan lima ini:
またね
Sampai jumpa.
さようなら
Selamat tinggal.
失礼します
Permisi; saya pamit.
お先に失礼します
Permisi, saya pulang kerja duluan.
行ってきます
Aku pergi dan akan kembali.
Begitu kamu menghubungkan tiap salam perpisahan dengan situasinya, salam perpisahan Jepang jadi jauh lebih mudah dipakai secara alami!
Artikel Terkait
- Apa Arti Sayonara dalam Bahasa Jepang? Kenapa Orang Jepang Jarang Mengucapkan さようなら
- Arti Ja Ne & Mata Ne: Beda じゃあね dan またね dalam Bahasa Jepang
- Ittekimasu, Itterasshai, Tadaima & Okaeri: 4 Salam Rumah Jepang
- Arti Otsukare dalam Bahasa Gaul Jepang
Referensi
- Kotobank: さようなら — makna dan perkembangan historis salam perpisahan baku.
- Kotobank: それでは — penggunaan percakapan saat memulai dan mengakhiri interaksi.
- Kotobank: 失礼 — makna dan penggunaan dalam ungkapan kepergian yang sopan.
- Kotobank: お疲れ様 — pengakuan atas usaha dan penggunaan sebagai salam perpisahan di tempat kerja.
- Kotobank: 行って来ます — salam kepergian sementara.
- Kotobank: 行ってらっしゃい — balasan untuk orang yang pergi.