Cara Minta Maaf dalam Bahasa Jepang: Penjelasan Lengkap

Halo, saya Kodak.

 

Bagaimana cara mengatakan “maaf” dalam bahasa Jepang?

Jawaban yang paling umum adalah すみません (sumimasen) dan ごめんなさい (gomen nasai), tetapi permintaan maaf dalam bahasa Jepang berubah tergantung dengan siapa kamu berbicara, seberapa serius kesalahannya, dan fungsi sosial apa yang dijalankan ungkapan itu.

Panduan singkat:

ごめん (gomen)
⇒ Maaf.
⇒ Sangat santai; teman dekat dan keluarga

ごめんなさい (gomen nasai)
⇒ Maafkan aku. / Tolong maafkan aku.
⇒ Permintaan maaf yang personal dan langsung

すみません (sumimasen)
⇒ Maaf. / Permisi.
⇒ Ungkapan sopan sehari-hari untuk orang asing, kesalahan ringan, permintaan, dan menarik perhatian

申し訳ありません (mōshiwake arimasen)
⇒ Saya sangat menyesal. / Saya mohon maaf sebesar-besarnya.
⇒ Permintaan maaf formal untuk urusan kerja, ketidaknyamanan, dan kesalahan yang lebih serius

申し訳ございません (mōshiwake gozaimasen)
⇒ Kami mohon maaf sebesar-besarnya.
⇒ Lebih santun; umum dalam layanan pelanggan dan situasi yang sangat formal

 

Kodak

Topik hari ini adalah cara meminta maaf dalam bahasa Jepang!

Poin terpentingnya: bahasa Jepang tidak punya satu kata sempurna yang cocok untuk semua penggunaan kata “maaf”.

ごめんなさい memohon maaf secara personal.

すみません mengelola tenggang rasa sosial sehari-hari.

申し訳ありません mengakui bahwa tidak ada alasan yang memadai.

 

Bagaimana Mengatakan “Maaf” dalam Bahasa Jepang?

Jawaban teraman untuk pemula bergantung pada hubungannya.

Dengan teman dekat atau anggota keluarga:
ごめん。 / ごめんなさい。Dengan orang asing atau dalam situasi sopan biasa:
すみません。

Di tempat kerja atau untuk kesalahan yang signifikan:
申し訳ありません。

Kepada pelanggan atau dalam permintaan maaf yang sangat formal:
申し訳ございません。

 

遅れて、ごめん。
Okurete, gomen.
Maaf, ya, aku telat.

ぶつかってしまって、すみません。
Butsukatte shimatte, sumimasen.
Maaf saya menabrak Anda.

ご連絡が遅くなり、申し訳ありません。
Go-renraku ga osoku nari, mōshiwake arimasen.
Saya mohon maaf atas keterlambatan balasan.

多大なご迷惑をおかけし、誠に申し訳ございません。
Tadai na go-meiwaku o okake shi, makoto ni mōshiwake gozaimasen.
Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang sangat besar ini.

 

Tabel Permintaan Maaf Bahasa Jepang: Ungkapan Mana yang Harus Dipakai?

Bahasa JepangRōmajiPadanan terdekatHubungan tipikalSituasi tipikal
ごめんgomenMaafTeman dekat, keluarga, pasanganKesalahan pribadi yang kecil
ごめんねgomen neMaafkan aku, yaHubungan dekatPermintaan maaf yang hangat atau emosional
ごめんなさいgomen nasaiMaafkan aku / Tolong maafkan akuTeman, keluarga, pasangan, anak-anakPermintaan maaf personal dan langsung
すみませんsumimasenMaaf / PermisiOrang asing, rekan kerja, atasanPermintaan maaf ringan, menyela, permintaan
すみませんでしたsumimasen deshitaMaaf atas apa yang terjadiHubungan sopan sehari-hariMenengok kembali kejadian yang sudah selesai
失礼しましたshitsurei shimashitaMaafkan saya / Itu tidak sopan dari sayaSopan atau profesionalKesalahan etiket atau tata krama
申し訳ありませんmōshiwake arimasenSaya sangat menyesalTempat kerja, atasan, pelangganKesalahan formal atau berarti
申し訳ございませんmōshiwake gozaimasenKami mohon maaf sebesar-besarnyaPelanggan atau hubungan yang sangat formalKegagalan layanan atau ketidaknyamanan serius
お詫び申し上げますowabi mōshiagemasuKami menyampaikan permintaan maafResmi atau kelembagaanPernyataan formal atau permintaan maaf tertulis

 

Learner
Apakah ini urutan ketat dari yang paling tidak sopan sampai yang paling sopan?
Kodak
Bukan. Formalitas hanyalah salah satu faktor. ごめんなさい bisa terdengar lebih tulus secara emosional dengan orang yang dekat, sedangkan 申し訳ありません biasanya lebih pas di tempat kerja. Ungkapan terbaik adalah yang sesuai dengan hubungan dan situasinya.

 

Tiga Pertanyaan Sebelum Memilih Ungkapan Maaf

1. Seberapa dekat kamu dengan orang itu?

Hubungan dekat:
ごめん / ごめんね / ごめんなさいHubungan sopan sehari-hari:
すみません

Hubungan profesional atau berjarak:
申し訳ありません / 申し訳ございません

2. Seberapa serius kesalahannya?

Ketidaknyamanan kecil:
すみませんMenyakiti perasaan atau mengingkari janji:
ごめんなさい / 本当にごめんなさい

Kesalahan kerja atau ketidaknyamanan besar:
申し訳ありません

Kegagalan serius terhadap pelanggan atau organisasi:
誠に申し訳ございません / 深くお詫び申し上げます

3. Apakah kamu benar-benar sedang meminta maaf?

すみません bisa dipakai bahkan ketika tidak ada kesalahan sama sekali.

Permintaan maaf:
遅れて、すみません。
Maaf saya terlambat.Menarik perhatian:
すみません、駅はどこですか?
Permisi, stasiunnya di mana?

Permintaan:
すみませんが、もう一度お願いします。
Maaf, bisa tolong diulang sekali lagi?

Terima kasih:
わざわざ来ていただいて、すみません。
Terima kasih sudah repot-repot datang.

 

1. ごめん (Gomen): “Maaf” yang Santai

ごめん adalah permintaan maaf singkat dan santai yang dipakai dengan orang yang sudah akrab.

Cocok untuk:
・teman dekat
・saudara kandung dan keluarga
・pasangan
・kesalahan kecil sehari-hari
・pesan teks yang santai

 

ごめん、少し遅れる。
Gomen, sukoshi okureru.
Maaf, aku bakal telat sedikit.

ごめん、今の聞いてなかった。
Gomen, ima no kiitenakatta.
Maaf, tadi aku nggak dengar.

本、ごめん。まだ返してない。
Hon, gomen. Mada kaeshitenai.
Maaf soal bukunya. Aku belum mengembalikannya.

ごめん bisa terdengar terlalu santai kalau dipakai dengan orang asing, guru, atasan, pelanggan, atau seseorang yang benar-benar kamu rugikan.

 

2. ごめんね (Gomen Ne): Permintaan Maaf yang Lebih Lembut dan Hangat

Partikel menambahkan kesan kedekatan emosional atau saling pengertian.

ごめん
Maaf.ごめんね
Maafkan aku, ya. / Maaf soal itu.
⇒ Sering kali lebih lembut dan hangat

 

心配かけて、ごめんね。
Shinpai kakete, gomen ne.
Maaf, ya, sudah membuatmu khawatir.

今日は会えなくて、ごめんね。
Kyō wa aenakute, gomen ne.
Maaf, ya, hari ini aku tidak bisa bertemu denganmu.

Learner
Apakah menambahkan ne selalu membuat permintaan maaf terdengar lebih tulus?
Kodak
Tidak otomatis. Biasanya memang terdengar lebih lembut, tetapi nada bicara menentukan. Dalam situasi yang serius, ごめんね yang terlalu ringan bisa terkesan meremehkan masalahnya.

 

3. ごめんなさい (Gomen Nasai): Permintaan Maaf yang Personal dan Langsung

ごめんなさい berarti “maafkan aku” atau “tolong maafkan aku”. Fungsi intinya adalah langsung memohon maaf atas kesalahan sendiri.

Gambaran inti:
御免 = ampunan atau maaf

なさい = bentuk yang secara historis berkaitan dengan “sudilah”

“Tolong maafkan aku.”

 

約束を忘れて、ごめんなさい。
Yakusoku o wasurete, gomen nasai.
Maafkan aku sudah melupakan janji kita.

傷つけることを言って、本当にごめんなさい。
Kizutsukeru koto o itte, hontō ni gomen nasai.
Aku benar-benar minta maaf sudah mengatakan hal yang menyakitkan.

大切なものを壊して、ごめんなさい。
Taisetsu na mono o kowashite, gomen nasai.
Maafkan aku sudah merusak barang yang berharga.

ごめんなさい tidak selalu “buruk” atau kasar. Ungkapan ini hanya lebih personal dibandingkan ungkapan yang berorientasi kerja seperti 申し訳ありません.

Untuk perbandingan lengkap, lihat Sumimasen vs Gomen Nasai: Apa Bedanya?

 

4. すみません (Sumimasen): Maaf, Permisi, dan Kadang Terima Kasih

すみません adalah ungkapan sopan paling serbaguna dalam artikel ini.

すみません bisa menyatakan:

① permintaan maaf yang ringan atau biasa
② “permisi” untuk menarik perhatian
③ tenggang rasa sebelum menyampaikan permintaan
④ rasa terima kasih ketika seseorang sudah repot demi kamu

 

Sumimasen sebagai permintaan maaf

お待たせして、すみません。
Omatase shite, sumimasen.
Maaf sudah membuat Anda menunggu.

連絡が遅くなって、すみません。
Renraku ga osoku natte, sumimasen.
Maaf saya terlambat menghubungi Anda.

Sumimasen sebagai “permisi”

すみません、駅はどこですか?
Sumimasen, eki wa doko desu ka?
Permisi, stasiunnya di mana?

すみません、注文をお願いします。
Sumimasen, chūmon o onegai shimasu.
Permisi, saya mau pesan.

Sumimasen sebelum sebuah permintaan

すみませんが、写真を撮っていただけますか?
Sumimasen ga, shashin o totte itadakemasu ka?
Permisi, bisakah Anda memotret saya?

Sumimasen sebagai ucapan terima kasih

わざわざ届けてくださって、すみません。
Wazawaza todokete kudasatte, sumimasen.
Terima kasih sudah repot-repot mengantarkannya.

Penggunaan ini sekaligus mengakui rasa terima kasih dan beban yang ditanggung orang lain. Orang Jepang bisa menggabungkan kedua ungkapan itu:

すみません。ありがとうございます。
Sumimasen. Arigatō gozaimasu.
Terima kasih, saya sangat menghargainya.

Kodak
Gambaran inti yang berguna: urusan sosialnya belum sepenuhnya 済んでいない — belum selesai — sampai penuturnya mengakui adanya kerepotan, bantuan, gangguan, atau kesalahan itu.

 

すみません vs すいません

すいません adalah pelafalan yang dipendekkan dan umum dalam percakapan santai. Gunakan すみません dalam tutur kata yang cermat, pesan formal, dan tulisan.

Bentuk lisan santai:
すいませんBentuk standar:
すみません

 

5. すみませんでした (Sumimasen Deshita): Meminta Maaf atas Kejadian yang Sudah Selesai

すみませんでした biasanya menengok kembali ke kejadian yang sudah berlalu.

昨日は連絡できず、すみませんでした。
Kinō wa renraku dekizu, sumimasen deshita.
Maaf kemarin saya tidak bisa menghubungi Anda.

先ほどは失礼なことを言って、すみませんでした。
Sakihodo wa shitsurei na koto o itte, sumimasen deshita.
Maaf tadi saya mengatakan hal yang tidak sopan.

Bentuk kini すみません tetap bisa dipakai untuk kejadian lampau kalau permintaan maafnya sedang disampaikan sekarang. Bentuk lampau hanya membuat sudut pandang retrospektifnya lebih jelas.

 

6. 申し訳ありません (Mōshiwake Arimasen): “Saya Sangat Menyesal” yang Formal

申し訳ありません adalah permintaan maaf formal yang berarti “saya sangat menyesal”, “saya mohon maaf sebesar-besarnya”, atau secara harfiah “tidak ada alasan”.

申し訳
penjelasan, alasan, pembelaan, atau pembenaran

ありません
tidak ada / tidak eksis

“Tidak ada alasan yang bisa saya berikan.”

 

返信が遅くなり、申し訳ありません。
Henshin ga osoku nari, mōshiwake arimasen.
Saya mohon maaf atas keterlambatan balasan.

私の確認不足でした。申し訳ありません。
Watashi no kakunin busoku deshita. Mōshiwake arimasen.
Saya kurang teliti memeriksanya. Saya sangat menyesal.

ご期待に沿えず、申し訳ありません。
Go-kitai ni soezu, mōshiwake arimasen.
Saya mohon maaf karena tidak dapat memenuhi harapan Anda.

Ungkapan ini cocok untuk tempat kerja, email bisnis, atasan, klien, dan situasi ketika すみません terasa terlalu ringan.

Untuk asal-usul, tata bahasa, penggunaan bisnis, dan perbandingan rincinya, lihat Apa Arti 申し訳ありません dalam Bahasa Jepang?

 

7. 申し訳ございません (Mōshiwake Gozaimasen): Permintaan Maaf yang Lebih Santun

申し訳ございません umumnya terdengar lebih santun daripada 申し訳ありません. Ungkapan ini sangat umum dalam layanan pelanggan, pengumuman resmi, dan permintaan maaf atas nama sebuah organisasi.

商品のお届けが遅れ、誠に申し訳ございません。
Shōhin no otodoke ga okure, makoto ni mōshiwake gozaimasen.
Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas keterlambatan pengiriman pesanan Anda.

システム障害によりご迷惑をおかけし、申し訳ございません。
Shisutemu shōgai ni yori go-meiwaku o okake shi, mōshiwake gozaimasen.
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat gangguan sistem.

Learner
Saya dengar mōshiwake gozaimasen salah secara tata bahasa. Apakah sebaiknya saya hindari?
Kodak
Sebagian penjelasan normatif mempersoalkan penggantian ない di dalam 申し訳ない. Namun, 申し訳ありません dan 申し訳ございません sudah mapan dalam bahasa Jepang modern. Pembelajar sebaiknya mengetahui perdebatan itu tanpa menganggap penggunaan kontemporer yang normal sebagai sesuatu yang tidak bisa dipakai.

 

8. 失礼しました (Shitsurei Shimashita): Meminta Maaf atas Ketidaksopanan atau Etiket

失礼しました secara harfiah berarti penuturnya bertindak tanpa kesopanan yang semestinya. Ungkapan ini cocok untuk urusan tata krama, etiket, dan pelanggaran kecil terhadap bentuk sosial.

Dalam bahasa Indonesia yang alami:
・Maafkan saya.
・Maafkan perilaku saya.
・Itu tidak sopan dari saya.
・Saya mohon maaf atas ketidaksopanan itu.

 

お話の途中で失礼しました。
Ohanashi no tochū de shitsurei shimashita.
Maaf saya telah menyela pembicaraan Anda.

お名前を間違えてしまい、失礼しました。
Onamae o machigaete shimai, shitsurei shimashita.
Saya mohon maaf telah salah menyebut nama Anda.

先ほどは失礼な言い方をして、申し訳ありませんでした。
Sakihodo wa shitsurei na iikata o shite, mōshiwake arimasen deshita.
Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas cara bicara saya yang tidak sopan tadi.

失礼しました berfokus pada ketidaksopanan. 申し訳ありません lebih kuat dalam menerima tanggung jawab atas kerugian, ketidaknyamanan, atau kegagalan.

 

9. お詫び申し上げます (Owabi Mōshiagemasu): Pernyataan Permintaan Maaf yang Formal

お詫び申し上げます berarti “kami menyampaikan permintaan maaf” atau “saya meminta maaf secara resmi”.

Berbeda dengan すみません dan ごめんなさい yang langsung menyatakan perasaan menyesal, お詫び申し上げます secara formal menyatakan tindakan meminta maaf itu sendiri.

このたびの不具合について、深くお詫び申し上げます。
Kono tabi no fuguai ni tsuite, fukaku owabi mōshiagemasu.
Kami menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya atas gangguan ini.

皆様にご心配をおかけしましたことを、心よりお詫び申し上げます。
Minasama ni go-shinpai o okake shimashita koto o, kokoro yori owabi mōshiagemasu.
Kami mohon maaf dari lubuk hati karena telah membuat semua pihak khawatir.

Ungkapan ini umum dalam pernyataan resmi, pengumuman, siaran pers, surat formal, dan permintaan maaf kelembagaan.

 

Penting: 仕方ない dan しょうがない Tidak Berarti “Maaf”

仕方がない (shikata ga nai) dan しょうがない (shōganai) berarti “mau bagaimana lagi”, “tidak ada yang bisa kita lakukan”, atau “ya sudahlah”.

Keduanya bukan ungkapan permintaan maaf.

仕方がない / しょうがない
⇒ Keadaannya tidak bisa diubah.
⇒ Tidak tersisa pilihan yang bisa dipakai.ごめんなさい / すみません / 申し訳ありません
⇒ Penuturnya meminta maaf atau mengakui tanggung jawab.

 

Permintaan maaf:
遅れて、すみません。
Maaf saya terlambat.Menerima penyebab yang tak terkendali:
事故で電車が止まったなら、仕方がない。
Kalau keretanya berhenti karena kecelakaan, ya mau bagaimana lagi.

 

Learner
Bolehkah saya menjawab permintaan maaf seseorang dengan shōganai?
Kodak
Kadang boleh, kalau penyebabnya memang benar-benar tak terhindarkan. Tapi bisa terdengar dingin, merasa lebih tinggi, atau acuh. Jawaban yang lebih lembut seperti 大丈夫です atau 気にしないでください biasanya lebih aman.

 

Kapan 仕方ない bisa muncul setelah permintaan maaf

A: 台風で行けなくなって、ごめん。
Taifū de ikenaku natte, gomen.
Maaf, aku jadi tidak bisa datang karena topan.B: それは仕方ないよ。また今度にしよう。
Sore wa shikata nai yo. Mata kondo ni shiyō.
Itu mau bagaimana lagi. Kita atur lain kali saja.

 

Kapan しょうがない terdengar tidak bertanggung jawab

A: また締め切りを忘れたの?
Kamu lupa tenggat lagi?B: しょうがないじゃん。
Ya mau bagaimana lagi.

⇒ Ini bisa terdengar seolah penuturnya menghindari tanggung jawab atas kesalahan yang sebenarnya bisa dicegah.

Untuk penjelasan lengkap, lihat Apa Arti 仕方がない dan しょうがない?

 

Permintaan Maaf vs Penerimaan: Perbedaan yang Krusial

FungsiBahasa JepangMakna
Menerima tanggung jawab申し訳ありませんSaya mohon maaf sebesar-besarnya; tidak ada alasan
Memohon maaf secara pribadiごめんなさいTolong maafkan aku
Tenggang rasa sehari-hariすみませんMaaf / Permisi
Menerima kenyataan yang tak terkendali仕方がないMau bagaimana lagi
Penerimaan yang santaiしょうがないYa sudahlah / Mau gimana lagi?

 

Kodak
Permintaan maaf yang bertanggung jawab menoleh ke belakang, ke tindakanmu, dan menerima tanggung jawab. 仕方がない melihat situasinya dan menilai bahwa tidak ada pilihan yang lebih baik. Mencampur keduanya tanpa hati-hati bisa membuat permintaan maaf terdengar seperti pembelaan diri.

 

Panduan Situasi: Apa yang Sebaiknya Kamu Katakan?

1. Kamu tidak sengaja menabrak orang asing

Pilihan terbaik:
すみません。Kenapa?
Ini ketidaknyamanan kecil yang tidak disengaja dalam interaksi singkat dengan orang asing.

2. Kamu perlu memanggil pelayan

Pilihan terbaik:
すみません!Tidak alami:
ごめんなさい!

Kenapa?
Kamu sedang menarik perhatian, bukan meminta maaf atas kesalahan.

3. Kamu lupa ulang tahun teman

Pilihan personal:
誕生日を忘れて、本当にごめんなさい。Kenapa?
Hubungannya dekat, dan permintaan maafnya perlu langsung mengakui perasaan yang tersakiti.

4. Kamu terlambat ke pertemuan santai

Teman:
遅れて、ごめん!Orang asing atau hubungan sopan biasa:
遅れて、すみません。

Janji bisnis yang penting:
遅刻してしまい、申し訳ありません。

5. Kamu mengirim berkas yang salah di tempat kerja

Pilihan terbaik:
誤ったファイルを送付してしまい、申し訳ありません。Tambahkan tindakan perbaikan:
正しいファイルを添付いたしましたので、ご確認をお願いいたします。

6. Perusahaan menunda pesanan pelanggan

Pilihan terbaik:
商品のお届けが遅れ、誠に申し訳ございません。Untuk pengumuman resmi:
お客様にご迷惑をおかけしましたことを、深くお詫び申し上げます。

7. Kamu menyela seseorang

Sebelum menyela:
すみません、少しよろしいですか?Setelah menyela dengan kurang sopan:
お話の途中で失礼しました。

8. Kamu tidak bisa hadir karena topan

Permintaan maafmu:
台風で伺えなくなり、申し訳ありません。Penerimaan dari pihak lain:
それは仕方がありません。また日程を調整しましょう。

 

Cara Menyusun Kalimat Permintaan Maaf

Pola 1: bentuk て kata kerja + permintaan maaf

遅れて、ごめんなさい。
Maaf aku terlambat.お待たせして、すみません。
Maaf sudah membuat Anda menunggu.

ご迷惑をおかけして、申し訳ありません。
Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanannya.

Pola 2: kata benda + で + permintaan maaf

急な変更で、すみません。
Maaf atas perubahan mendadak ini.こちらの手違いで、申し訳ありません。
Saya mohon maaf atas kekeliruan dari pihak kami.

Pola 3: ~ことを + permintaan maaf atau penyesalan

ご期待に沿えなかったことを、申し訳なく思います。
Go-kitai ni soenakatta koto o, mōshiwake naku omoimasu.
Saya menyesal tidak dapat memenuhi harapan Anda.

ご迷惑をおかけしましたことを、深くお詫び申し上げます。
Go-meiwaku o okake shimashita koto o, fukaku owabi mōshiagemasu.
Kami menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Pola 4: permintaan maaf + が + permintaan atau penolakan

すみませんが、もう一度お願いします。
Sumimasen ga, mō ichido onegai shimasu.
Maaf, bisa tolong diulang sekali lagi?

申し訳ありませんが、そのご要望には対応できません。
Mōshiwake arimasen ga, sono go-yōbō ni wa taiō dekimasen.
Mohon maaf, kami tidak dapat memenuhi permintaan tersebut.

 

Cara Membuat Permintaan Maaf Terdengar Tulus

Ungkapannya sendiri hanyalah satu bagian dari permintaan maaf. Permintaan maaf yang kuat biasanya memuat:

① Menyampaikan apa yang terjadi
資料の送付が遅れました。② Menerima tanggung jawab
私の確認不足です。

③ Meminta maaf
大変申し訳ありません。

④ Menjelaskan tindakan perbaikan
本日中に送付し、今後は前日に確認いたします。

 

資料の送付が遅れ、大変申し訳ありません。私の確認不足です。本日中に送付し、今後は提出日前日に確認いたします。
Shiryō no sōfu ga okure, taihen mōshiwake arimasen. Watashi no kakunin busoku desu. Honjitsu-chū ni sōfu shi, kongo wa teishutsubi zenjitsu ni kakunin itashimasu.
Saya sangat menyesal atas keterlambatan pengiriman materi. Saya kurang teliti memeriksanya. Saya akan mengirimnya hari ini juga dan ke depan akan memeriksanya sehari sebelum tenggat.

Learner
Apakah saya perlu mengulang mōshiwake arimasen berkali-kali supaya terdengar lebih tulus?
Kodak
Belum tentu. Menyebut tanggung jawab secara spesifik dan menjelaskan tindakan perbaikan sering kali menyampaikan ketulusan lebih baik daripada mengulang-ulang frasa formal tanpa menjelaskan apa yang akan berubah.

 

Cara Menanggapi Saat Seseorang Meminta Maaf

大丈夫です (Daijōbu Desu): “Tidak apa-apa”

大丈夫です。気にしないでください。
Daijōbu desu. Ki ni shinaide kudasai.
Tidak apa-apa. Tolong jangan dipikirkan.

気にしないで (Ki ni Shinaide): “Jangan dipikirkan”

全然気にしないで。
Zenzen ki ni shinaide.
Sama sekali jangan dipikirkan.

問題ありません (Mondai Arimasen): “Tidak masalah”

少し遅れるくらいなら、問題ありません。
Sukoshi okureru kurai nara, mondai arimasen.
Terlambat sedikit bukan masalah.

仕方ない / しょうがない: “Memang tidak bisa dihindari”

天気のことなら仕方ないよ。
Tenki no koto nara shikata nai yo.
Kalau soal cuaca, ya memang tidak bisa dihindari.

Gunakan tanggapan ini hanya kalau penyebabnya benar-benar tak terhindarkan dan nada bicaramu tidak mengabaikan perasaan orang lain.

次から気をつけてください (Tsugi Kara Ki o Tsukete Kudasai)

今回は大丈夫ですが、次から気をつけてください。
Konkai wa daijōbu desu ga, tsugi kara ki o tsukete kudasai.
Kali ini tidak apa-apa, tetapi mohon lebih berhati-hati mulai sekarang.

Ini menerima permintaan maaf sekaligus meminta perbaikan dengan jelas.

 

“Turut Prihatin” Biasanya Bukan Permintaan Maaf

Kata “maaf” dalam bahasa lain bisa menyatakan simpati meskipun penuturnya tidak melakukan kesalahan apa pun. Bahasa Jepang biasanya memakai ungkapan yang berbeda.

Turut prihatin mendengarnya.

それは大変でしたね。
Itu pasti berat sekali.

それはつらかったですね。
Itu pasti menyakitkan.

お気の毒です。
Turut berduka. / Sungguh disayangkan.

残念です。
Sayang sekali. / Saya turut prihatin.

 

Teman: 祖父が亡くなったんだ。
Kakekku meninggal dunia.Tanggapan yang alami:
それはつらかったね。
Itu pasti berat sekali buatmu.

Biasanya tidak dipakai sebagai ungkapan belasungkawa:
すみません。
Ini bisa terdengar seolah kamu meminta maaf karena menyebabkan kejadian itu.

 

“Maaf?” Saat Kamu Tidak Mendengar Ucapan Seseorang

Dalam bahasa lain orang kadang berkata “maaf?” untuk meminta lawan bicara mengulang. Dalam bahasa Jepang, pakailah kalimat permintaan, bukan ごめんなさい.

すみません、もう一度お願いします。
Maaf, bisa tolong diulang?もう一度言っていただけますか?
Bisakah Anda mengatakannya sekali lagi?

何とおっしゃいましたか?
Tadi Anda mengatakan apa? (sopan)

 

Panduan Pelafalan dan Penulisan

Bahasa JepangHiraganaRōmajiMakna
御免ごめんgomenmaaf; ampun
御免なさいごめんなさいgomen nasaimaafkan aku; tolong maafkan aku
済みませんすみませんsumimasenmaaf; permisi
申し訳ありませんもうしわけありませんmōshiwake arimasensaya sangat menyesal
申し訳ございませんもうしわけございませんmōshiwake gozaimasenkami mohon maaf sebesar-besarnya
失礼しましたしつれいしましたshitsurei shimashitamaaf atas ketidaksopanan saya
お詫び申し上げますおわびもうしあげますowabi mōshiagemasukami menyampaikan permintaan maaf
仕方がないしかたがないshikata ga naimau bagaimana lagi
しょうがないしょうがないshō ga naiya sudahlah; mau bagaimana lagi

 

Dalam tulisan modern sehari-hari, すみません dan ごめんなさい biasanya ditulis dengan hiragana. Bentuk kanjinya membantu menjelaskan asal-usulnya, tetapi lebih jarang dipakai dalam pesan sehari-hari.

 

Permintaan Maaf Bahasa Jepang dalam Anime dan Manga

Anime dan manga memakai ungkapan inti yang sama, tetapi dialog fiksi bisa lebih dramatis, disingkat, formal, atau kasar dibandingkan percakapan biasa.

ごめん!
Gomen!
Maaf!
⇒ Santai dan langsungごめんね。
Gomen ne.
Maafkan aku, ya.
⇒ Lembut dan emosional

本当にごめんなさい!
Hontō ni gomen nasai!
Aku benar-benar minta maaf!
⇒ Personal dan menekankan

すみません、先輩。
Sumimasen, senpai.
Maaf, Senpai.
⇒ Menunjukkan jarak sosial atau rasa hormat

任務に失敗しました。申し訳ありません。
Ninmu ni shippai shimashita. Mōshiwake arimasen.
Saya gagal menjalankan misi. Saya sangat menyesal.
⇒ Gaya bicara formal, disiplin, atau hierarkis

お守りできず、申し訳ございません。
Omamori dekizu, mōshiwake gozaimasen.
Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena tidak bisa melindungi Anda.
⇒ Sangat formal atau dramatis

しょうがないなあ。今回だけ許す。
Shō ga nai nā. Konkai dake yurusu.
Ya sudah. Aku maafkan kali ini saja.
⇒ Penerimaan, bukan permintaan maaf

 

Kodak
Fiksi berguna untuk mengenali nada bicara, tetapi jangan menyalin permintaan maaf khidmat seorang prajurit atau gaya bicara kasar seorang tokoh ke setiap situasi nyata.

 

Contoh Dialog Alami

Dialog 1: Menabrak orang asing

A: あっ、すみません。
A, sumimasen.
Ah, maaf.B: 大丈夫です。
Daijōbu desu.
Tidak apa-apa.

Dialog 2: Melupakan janji

A: 昨日、ずっと待ってたんだよ。
Kinō, zutto matteta n da yo.
Kemarin aku menunggumu terus, lho.B: 約束を忘れてた。本当にごめんなさい。
Yakusoku o wasureteta. Hontō ni gomen nasai.
Aku lupa janji kita. Aku benar-benar minta maaf.

A: 次からは連絡してね。
Tsugi kara wa renraku shite ne.
Lain kali kabari aku, ya.

Dialog 3: Kesalahan di tempat kerja

A: 添付ファイルが違うようです。
Tenpu fairu ga chigau yō desu.
Sepertinya berkas yang dilampirkan salah.B: 大変申し訳ありません。正しいファイルをすぐに送付します。
Taihen mōshiwake arimasen. Tadashii fairu o sugu ni sōfu shimasu.
Saya sangat menyesal. Saya akan segera mengirim berkas yang benar.

Dialog 4: Pembatalan yang tak terhindarkan

A: 台風で飛行機が欠航になりました。伺えず、申し訳ありません。
Taifū de hikōki ga kekkō ni narimashita. Ukagaezu, mōshiwake arimasen.
Penerbangan saya dibatalkan karena topan. Saya mohon maaf tidak bisa datang.B: 天候のことですから、仕方がありません。また日程を調整しましょう。
Tenkō no koto desu kara, shikata ga arimasen. Mata nittei o chōsei shimashō.
Karena ini soal cuaca, mau bagaimana lagi. Mari kita atur ulang jadwalnya.

Dialog 5: Memanggil pelayan

A: すみません、注文をお願いします。
Sumimasen, chūmon o onegai shimasu.
Permisi, saya mau pesan.B: はい、ただいま伺います。
Hai, tadaima ukagaimasu.
Baik, saya segera ke sana.

 

Kesalahan Umum Saat Meminta Maaf dalam Bahasa Jepang

Kesalahan 1: memakai ごめんなさい untuk memanggil pelayan

× ごめんなさい、注文いいですか?

○ すみません、注文いいですか?

Di sini kamu butuh “permisi”, bukan permohonan maaf.

Kesalahan 2: memakai すみません untuk kegagalan serius perusahaan

Terlalu ringan kalau berdiri sendiri:
すみません。Lebih tepat:
多大なご迷惑をおかけし、誠に申し訳ございません。

Kesalahan 3: memakai 申し訳ありません dengan teman dekat untuk setiap kesalahan kecil

Secara tata bahasa memang mungkin, tetapi bisa terdengar kaku, berjarak, atau formal sebagai lelucon.

Teman:
ごめん、五分遅れる。Relasi kerja:
到着が遅れ、申し訳ありません。

Kesalahan 4: mengatakan しょうがない setelah kesalahanmu sendiri yang bisa dicegah

Tidak bertanggung jawab:
また忘れたけど、しょうがない。Bertanggung jawab:
また忘れてしまい、申し訳ありません。次から必ず予定表に登録します。

Kesalahan 5: menganggap frasa paling formal selalu paling tulus

Dengan teman dekat atau pasangan, 本当にごめんなさい bisa terasa lebih hangat dan personal daripada 申し訳ありません yang bergaya bisnis.

Kesalahan 6: meminta maaf tanpa menyebutkan apa yang terjadi

Kabur:
申し訳ありません。Spesifik:
確認不足で誤った情報をお伝えし、申し訳ありません。

Kesalahan 7: menerjemahkan “turut prihatin” menjadi すみません

Gunakan ungkapan simpati seperti それは大変でしたね atau お気の毒です, kecuali kamu memang bertanggung jawab atas kejadian itu.

Kesalahan 8: mengira kata-kata saja sudah melengkapi permintaan maaf

Permintaan maaf yang tulus mungkin juga menuntut penjelasan, tindakan perbaikan, ganti rugi, atau perubahan perilaku. Bahasa seharusnya menopang tanggung jawab, bukan menggantikannya.

 

Tanya Jawab: Cara Meminta Maaf dalam Bahasa Jepang

Apa cara paling umum mengatakan “maaf” dalam bahasa Jepang?

すみません (sumimasen) adalah ungkapan sopan yang paling serbaguna. ごめん dan ごめんなさい umum dipakai dalam hubungan personal.

Apa perbedaan antara sumimasen dan gomen nasai?

すみません dipakai untuk permintaan maaf, untuk mengatakan “permisi”, untuk permintaan yang sopan, dan kadang untuk berterima kasih. ごめんなさい adalah permintaan maaf yang lebih langsung dan personal, yang memohon maaf.

Mana yang lebih sopan, sumimasen atau gomen nasai?

すみません umumnya lebih cocok untuk orang asing, atasan, dan orang yang belum akrab. ごめんなさい bisa terdengar lebih personal dan tulus secara emosional dengan orang yang dekat.

Apa cara formal meminta maaf dalam bahasa Jepang?

申し訳ありません adalah permintaan maaf formal yang umum. 申し訳ございません lebih santun dan sangat umum dalam layanan pelanggan.

Bagaimana meminta maaf kepada teman dalam bahasa Jepang?

Gunakan ごめん, ごめんね, atau ごめんなさい. Untuk kesalahan pribadi yang serius, 本当にごめんなさい terdengar alami.

Bagaimana meminta maaf kepada atasan dalam bahasa Jepang?

Untuk kesalahan kecil, すみません bisa diterima. Untuk kesalahan kerja yang berarti, gunakan 申し訳ありません, sampaikan apa yang terjadi, dan jelaskan tindakan perbaikannya.

Bagaimana meminta maaf kepada pelanggan dalam bahasa Jepang?

Gunakan 申し訳ございません atau, dalam pernyataan resmi tertulis, お詫び申し上げます. Permintaan maaf yang serius juga harus menyebutkan masalah dan langkah perbaikannya.

Bisakah sumimasen berarti “permisi”?

Bisa. Gunakan すみません untuk menarik perhatian seseorang, memanggil pelayan, menanyakan arah, menyela dengan sopan, atau mengawali sebuah permintaan.

Bisakah sumimasen berarti “terima kasih”?

Bisa. Ungkapan ini bisa menyatakan terima kasih sekaligus mengakui bahwa orang lain sudah repot demi kamu. Penutur sering berkata すみません。ありがとうございます。

Apakah suimasen benar?

すいません umum dalam percakapan santai sebagai pelafalan yang dipendekkan. Gunakan bentuk standar すみません dalam tutur kata yang cermat dan dalam tulisan.

Apa arti harfiah moushiwake arimasen?

Secara harfiah, ungkapan ini menyatakan bahwa tidak ada penjelasan atau alasan yang memadai. Secara alami, artinya “saya sangat menyesal” atau “saya mohon maaf sebesar-besarnya”.

Apakah moushiwake gozaimasen itu bahasa Jepang yang salah?

Sebagian penjelasan normatif mempersoalkan konstruksinya, tetapi ungkapan ini sudah mapan dan banyak dipakai dalam bahasa Jepang modern.

Apakah shikata nai dan shouganai berarti “maaf”?

Tidak. Keduanya berarti “mau bagaimana lagi”, “tidak ada yang bisa kita lakukan”, atau “ya sudahlah”. Keduanya menyatakan penerimaan atas keadaan yang tak terhindarkan, bukan permintaan maaf.

Bolehkah saya menjawab permintaan maaf dengan shouganai?

Kadang boleh, kalau penyebabnya memang benar-benar tak terhindarkan. Namun, itu bisa terdengar acuh. 大丈夫です atau 気にしないでください sering kali lebih aman.

Bagaimana mengatakan “turut prihatin” dalam bahasa Jepang?

Tergantung situasinya, katakan それは大変でしたね, それはつらかったですね, お気の毒です, atau 残念です.

Bagaimana mengatakan “jangan dipikirkan” setelah permintaan maaf?

Gunakan 大丈夫です, 気にしないでください, 問題ありません, atau secara santai 気にしないで.

 

Ringkasan: Memilih Ungkapan Maaf Jepang yang Tepat

● Permintaan maaf santai kepada orang dekat
ごめん / ごめんね● Permintaan maaf personal dan langsung
ごめんなさい

● Permintaan maaf sopan sehari-hari atau “permisi”
すみません

● Permintaan maaf formal di tempat kerja
申し訳ありません

● Permintaan maaf sangat formal atau kepada pelanggan
申し訳ございません

● Permintaan maaf atas pelanggaran tata krama
失礼しました

● Pernyataan permintaan maaf resmi
お詫び申し上げます

● Penerimaan atas keadaan yang tak terhindarkan — bukan permintaan maaf
仕方がない / しょうがない

 

Kodak

Kalau ragu, ingat tiga gambaran inti ini:

ごめんなさい
“Tolong maafkan aku.”

すみません
“Saya perlu mengakui beban sosial atau gangguan ini.”

申し訳ありません
“Tidak ada alasan yang memadai.”

Dan ingat:

仕方がない / しょうがない berarti “mau bagaimana lagi” — bukan “maaf”.

 

Referensi

Cek info terbaru!